021 22869393 Layanan 7 Hari 24 Jam

Jangan Meremehkan Perbuatan Baik Sekecil Apapun

Jangan Meremehkan Perbuatan Baik Sekecil Apapun Jangan Meremehkan Perbuatan Baik Sekecil Apapun

Seorang teman yang sangat menyukai musik pernah berkata, bahwa musik bisa membuat perasaan menjadi halus dan peka. Saya percaya dengan apa yang dikatakannya,karena saya melihat muka ramah dan ceria yang dimiliki Pianis Richard Clayderman atau Saxophonis Kenny G. Di foto-foto mereka kesan ramah dan bersahaja selalu melekat pada wajah mereka.

Tapi pandangan saya terhadap perkataan teman berubah setelah saya beberapa kali bertemu dengan guru piano murid saya. Kesan tidak ramah sudah saya rasakan pada saat pertemuan pertama, tapi berhubung saat itu sang guru piano sedang kewalahan menaklukan murid saya yang susah berkonsentrasi belajar jadi saya anggap sang guru tidak mempunyai waktu untuk memberikan air muka yang menyejukkan untuk menjawab salam saya. Tetapi pertemuan selanjutnya benar-benar meruntuhkan anggapan teman saya bahwa musik bisa membuat orang menjadi halus dan peka. Halus bagi saya sudah termasuk halus budi dan akhlak tentunya.

Dalam perjalanan pulang, saya menanyakan sikap guru piano kepada Pak Jam, supir pribadi murid yang selalu mengantarkan sepertiga perjalanan pulang saya, saya tanyakan hal itu karena saya takut ketidakramahan sikap guru piano hanya tertuju pada saya seorang, teryata Pak Jam mengamini bahwa sang guru piano memang seperti itulah keadaanya, susah senyum dan arogan.

Lalu saya teringat guru organ murid saya yang lain atau senior saya yang juga sama mengajar musik, ya saya ingat mereka juga berair muka sama.

Ah, saya salah jika saya menyalahkan anggapan teman saya di atas tentang musik. Tidak semua para musisi seperti guru piano murid saya kan? Buktinya musisi kaliber dunia yang saya sebut di atas jauh dari kesan arogan. Juga teman saya yang musisi pun memang memiliki hati yang lembut dan murah senyum.

Saya pikir mungkin sang guru piano kurang menghayati, memahami dan menyerap inti dari musik yang dia mainkan selama ini, sehingga alunan-alunan nada yang dibawakannya tidak membekas dalam hatinya.

Tentu saja penghayatan, pemahaman, penyerapan inti dan yang tidak kalah pentingnya pengamalan sesuatu tidak hanya ditujukan bagi dunia permusikan saja, tapi juga dalam segala hal. Demikian pula dengan Islam. Islam bukanlah hanya sesuatu untuk dipelajari saja tetapi lebih untuk diamalkan.

Tidak jarang ketika saya bertemu dengan sesama muslim saya tersenyum dan mengucapkan salam hanya karena saya ingin menjalankan pesan nabi bahwa senyum itu sedekah, tapi sayang sekali balasan yang saya dapatkan bukanlah ucapan salam kembali. Ketika saya jalan berpapasan ada yang malah membuang pandangan, malah ada juga yang ketika melihat saya tersenyum, orang yang bersangkutan memperlihatkan muka heran. Mungkinkah karena pakaian muslimah saya yang berbeda yang menyebabkan saudara-saudara saya bersikap seperti itu?

Dilihat dari segi penampilan, seharusnya mereka lebih mengetahui bahwa keramahan adalah bagian dari akhlak Islam. Ada beberapa hadist yang menyebutkan tentang keutamaan akhlak. Dua hadist riwayat Bukhari Muslim, "Sebaik-baiknya manusia adalah yang terbaik akhlak budi pekertinya", "Sebaik-baik kamu ialah yang terbaik akhlak budi pekertinya".

Betapa besar arti sebuah senyuman dan keramahan. Dari sebuah senyuman dan keramahan, seorang dokter bisa membantu mempercepat penyembuhan pasien, karena kondisi psikologis yang senang dan nyaman bisa mempercepat penyembuhan. Dari sebuah senyuman dan keramahan, seorang guru bisa membangkitkan semangat murid untuk belajar, karena dalam suasana hati yang senang biasanya otak seseorang bisa bekerja sehingga murid bisa belajar dengan relax tanpa adanya tekanan. Intinya, sebuah senyuman memberikan sejuta manfaat bagi orang yang menerimanya. Inilah makna dari hadist nabi "Jangan meremehkan perbuatan kebaikan sesuatupun, walau sekadar menyambut kawan dengan muka yang manis."

Kalau hanya dengan musik saja orang bisa bersikap lembut dan murah senyum, masa kita sebagai seorang muslim/muslimah tidak bisa membuat sikap akhlak yang kecil ini menjadi bagian dari hidup kita sehari-hari?

Sebarkan Ini

Komentar Anda

Testimonial

  • Brigjentestimonial jamaah salamtour

    Brigjen Polisi Nurwindianto

    Direktur Pengamanan dan Pengawasan BNP2TKI

    Saya dan keluarga bulan Desember 2016 lalu melaksanakan umroh sekaligus wisata ke Turki, sangat puas dengan pelayanan dari Salam Tour, saya ingat betul bagaimana staff dari salam tour sangat cekatan dan profesional mendampingi jamaah, saya dan keluarga sangat merekomendasi Salam Tour

  • DR.H.Zakaria machmud.Msi testimonial salamtour

    DR.H.Zakaria machmud.Msi

    rektor UNSWAGATI

    ya allhamdulillah tahun 2008 yang lalu , saya beserta keluarga melaksanakan ibadah umroh
    melalui atau di tangani oleh biro perjalanan salamtour dan saya sangat berkesan dalam perjalanan itu
    terutama dalam aspek management

  • Ibu Hj.Muhammad testimonial salamtour

    Ibu Hj.Muhammad

    Pengusaha Rempah Rempah

    salamtour sangat baik , ada semacam reuni , yang lain kan jarang ada yang kaya gitu ,
    jadi salamtour , allhamdulillah tiap tahun ada semacam seperti silaturahminya
    dalam bisninsnya juga saling mengisi ..

  • testimonial umroh untuk salamtour

    Prof Dr.H.Rohmin Dahuri

    Menteri kelautan RI Periode 2000-2004

    ya alhamdulillah , kalau nawaitu kita , kita ber umroh dan berhaji itu karna Allah .
    ingin menjadi haji yang mabrur juga umroh yang mabrur
    maka salamtour , pengalaman yang saya ikuti waktu di bulan maret tahun lalu itu sangat memuaskan ,
    dalam arti apa yang di jelaskan dalam brosur maupun pada ucapan itu terpenuhi semua di tanah suci ..

  • h suryo sutrisno jamaah salamtour

    H.Suryo Sutrisno

    Pengusaha Besi

    tidak ada yang di kecewakan , bahkan selalu , selalu , tidak adalah .
    tidak ada kecewa sama sekali , makanan , pengaturan , mau kemana aja di anter
    bahkan dari pihak salamtour berani korban waktu

  • Ust Faiz jamaah salamtour

    Ust. Faiz

    Da'i Jakarta

    Salamtour bukan hanya sebuah travel yang berbaziz pencarian dunia
    tetapi berbaziz silaturahim , kenapa saya katakan demikian
    karna dari awal sampai pemberangkatan hingga pulang ke tanah air
    rasa kekelurgaan , kebersamaan , persaudaraan sesama jamaah masih terasa
    sampai kita ke tanah air

Temukan Jadwal Umroh Anda Sekarang!

Pilih Jadwal Umroh Anda Sekarang!

Berangkat Kapan Saja, Banyak Jadwal Tersedia.

Jadwal Umroh Terbaru
Footer Detail Artikel