021 22869393 Layanan 7 Hari 24 Jam

Sosok Penguasa Sederhana yang Adil, Umar Bin Abdul Aziz

Sosok Penguasa Sederhana yang Adil, Umar Bin Abdul Aziz Sosok Penguasa Sederhana yang Adil, Umar Bin Abdul Aziz

Saat itu tengah malam di Kota Madinah. Kebanyakan warga kota sudah tidur. Khalifah Umar bin Khattab berjalan menyelusuri jalan-jalan di kota. Dia coba untuk tidak melewatkan satu pun dari pengamatannya.

 

 

Menjelang dini hari, pria ini lelah dan memutuskan untuk beristirahat. Tanpa sengaja, terdengarlah olehnya percakapan antara ibu dan anak perempuannya dari dalam rumah di dekat dia beristirahat.

 

 

"Nak, campurkanlah susu yang engkau perah tadi dengan air," kata sang ibu.

"Jangan, Bu. Amirul mukminin sudah membuat peraturan untuk tidak menjual susu yang dicampur air," jawab sang anak.

 

 

"Namun, banyak orang melakukannya, Nak, campurlah sedikit saja. Insya Allah Amirul Mukminin tidak mengetahuinya," kata sang ibu mencoba meyakinkan anaknya. "Ibu, Amirul Mukminin mungkin tidak mengetahuinya. Tapi, Rabb-nya dari Amirul Mukminin pasti melihatnya," tegas si anak menolak.

 

 

Mendengar percakapan ini, berurailah air mata Umar. Sehabis memimpin shalat Subuh berjamaah di masjid, ia memanggil putranya dan berkata, "Wahai Ashim putra Umar bin Khattab. Sesungguhnya tadi malam saya mendengar percakapan istimewa. Pergilah kamu ke rumah si anu dan selidikilah keluarganya."

 

 

Ashim pun melaksanakan perintah ayahandanya. Sekembalinya dari penyelidikan, dia menghadap ayahnya dan mendengar ayahnya berkata, "Pergi dan temuilah mereka. Lamarlah anak gadisnya itu untuk menjadi istrimu. Aku lihat insya Allah ia akan memberi berkah kepadamu dan anak keturunanmu. Mudah-mudahan pula ia dapat memberi keturunan yang akan menjadi pemimpin bangsa."

 

 

Maka, kemudian menikahlah Ashim dengan anak gadis tersebut. Dari pernikahan ini, Umar bin Khattab dikaruniai cucu perempuan bernama Laila, yang nantinya dikenal dengan Ummi Ashim. Suatu malam setelah itu, Umar bermimpi. Dalam mimpinya, dia melihat seorang pemuda dari keturunannya, bernama Umar, dengan kening yang cacat karena luka.

 

 

Umar melihat pemuda tersebut memimpin umat Islam seperti dia yang sedang memimpin umat Islam. Mimpi ini diceritakan hanya kepada keluarganya. Saat Umar meninggal, cerita ini tetap terpendam di antara keluarganya.

 

 

Pada saat Amirul Mukminin Umar bin Khattab terbunuh pada 644 M, Ummi Ashim turut menghadiri pemakamannya. Kemudian, Ummi Ashim menjalani 12 tahun kekhalifahan Usman bin Affan sampai terbunuh pada 656 M. Setelah itu, Ummi Ashim juga ikut menyaksikan lima tahun kekhalifahan Ali bin Abi Thalib hingga akhirnya Muawiyah berkuasa dan mendirikan Dinasti Umayyah.

 

 

Kelahiran Umar bin Abdul Aziz

 

 

Ketika beranjak dewasa, Ummi Ashim menikah dengan Abdul Aziz bin Marwan. Abdul Aziz adalah gubernur Mesir pada era Khalifah Abdul Malik bin Marwan (685-705 M), yang merupakan kakaknya. Dari perkawinan itu, lahirlah Umar bin Abdul Aziz. Beliau dilahirkan di Halawan, kampung yang terletak di Mesir, pada 61 H. Ia memiliki ciri fisik; badannya kurus, kedua matanya cekung, dan parasnya tampan.

 

 

Umar kecil hidup dalam lingkungan istana. Saat masih kecil, Umar pernah mengalami kecelakaan. Tanpa sengaja, seekor kuda jantan menendangnya sehingga keningnya robek yang menyebabkan tulang keningnya terlihat. Semua orang panik dan menangis, kecuali Abdul Aziz seketika tersentak dan tersenyum, seraya mengobati luka Umar kecil.

 

 

"Bergembiralah engkau, wahai Ummi Ashim. Mimpi Umar bin Khattab, insya Allah, terwujud. Dialah anak dari keturunan Umayyah yang akan memperbaiki bangsa ini."

 

 

Umar dikenal sebagai salah seorang ahli fikih dari golongan sahabat. Dia meriwayatkan hadis dari Anas bin Malik, Sa'id bin Musayyab, Sahl bin Sa'ad, dan Abdullah bin Ja'far. Sementara, para ulama yang meriwayatkan hadis darinya adalah Raja' bin Hayawah, Ibnu al-Munkadir, dan az-Zuhri.

 

 

Dia belajar ilmu agama dari para ulama Quraisy, berakhlak seperti mereka, dan hal ini menjadikan dia sangat terkenal. Setelah kematian ayahnya, pamannya, Abdul Malik, mengambilnya untuk hidup bersama anak-anaknya. Selain itu, Abdul Malik juga menawarkan kepadanya untuk menikahi salah satu dari putrinya. Dia menikah dengan putrinya yang bernama Fathimah.

 

 

Semasa Khalifah Walid bin Abdul Malik memerintah, beliau memegang jabatan gubernur Madinah. Ketika itu usianya lebih kurang 28 tahun. Pada zaman Sulaiman bin Abdul Malik memerintah, beliau dilantik menjadi menteri sekaligus penasihat utama khalifah. Pada masa itu, usianya baru menginjak 33 tahun.

 

 

Menjadi khalifah

 

 

Atas wasiat yang dikeluarkan oleh Khalifah Sulaiman bin Abdul Malik, Umar bin Abdul Aziz diangkat menjadi khalifah. Beliau dilantik menjadi khalifah selepas kematian Sulaiman bin Abdul Malik pada 99 H. Usianya saat itu memasuki 37 tahun. Dia menjadi khalifah kedelapan Bani Umayyah.

 

 

Ketika sampai di rumah, dari pemakaman Sulaiman dan dibaiatnya sebagai khalifah, Umar terlihat sangat sedih. Salah seorang budaknya menanyakan gerangan penyebabnya. "Orang seperti saya harus merasa sedih. Saya ingin memberikan hak kepada semua rakyat tanpa dia menulis surat dan menuntut kepadaku," jelas Umar.

 

 

Setelah diangkat sebagai khalifah, dia berpidato di hadapan rakyatnya, "Wahai para manusia, sesungguhnya tidak ada lagi kitab suci setelah Alquran, tidak ada lagi nabi setelah Nabi Muhammad SAW. Tugas saya adalah bukan mewajibkan, tetapi sebagai pelaksana. Seorang yang melarikan diri dari seorang imam yang zalim, dia tidak salah. Ketahuilah ketaatan kepada makhluk hidup itu tidak diperbolehkan, apabila sampai melanggar Sang Pencipta."

 

 

Begitu secara resmi menjadi khalifah, Umar bin Abdul Aziz mengumpulkan para ahli fikih yang ada di Madinah. Dia meminta kepada mereka untuk menulis suatu kezaliman yang mereka lihat atau merampas hak orang lain. Mengenai hal ini, ia juga pernah menulis surat kepada salah seorang gubernurnya. "Jika kamu mampu berbuat zalim kepada seseorang, ingatlah akan kemampuan Allah SWT Yang Mahatinggi kepadamu."

 

 

Selama melaksanakan tugasnya sebagai khalifah, waktunya begitu singkat. Umar bin Abdul Aziz hanya memerintah sekitar dua tahun lima bulan. Dia wafat pada Rajab tahun 101 H/719 M ketika berusia 39 tahun.

 

 

Kendati singkat, selama pemerintahannya, umat Islam merasakan ketenangan dan kedamaian. Sebab, sang khalifah telah memberi contoh dan teladan yang luar biasa bagi umat. Setelah wafatnya, kekhalifahan digantikan oleh iparnya, Yazid bin Abdul Malik.

 

 

Muhammad bin Ali bin al-Husin berkata tentang beliau, "Kamu telah mengetahui bahwa setiap kaum mempunyai seorang tokoh yang menonjol. Dan, tokoh yang menonjol dari kalangan Bani Umayyah ialah Umar bin Abdul Aziz. Beliau akan dibangkitkan pada hari kiamat kelak seolah-olah beliau satu umat yang berasingan."

 

credit: Republika

Sebarkan Ini

Komentar Anda

Testimonial

  • Brigjen Polisi Nurwindianto

    Brigjen Nurwindianto

    Direktur Pengamanan dan Pengawasan BNP2TKI

    Saya dan keluarga bulan Desember 2016 lalu melaksanakan umroh sekaligus wisata ke Turki, sangat puas dengan pelayanan dari Salam Tour, saya ingat betul bagaimana staff dari salam tour sangat cekatan dan profesional mendampingi jamaah, saya dan keluarga sangat merekomendasi Salam Tour

  • Ibu Hj Engkud

    Ibu Hj Engkud

    Jamaah Salam Tour

    Ibu Hj Engkud

    Allhamdulillah pelayanan dari salamtour baik, dari segi makanan cukup memuaskan , dari segi penerbangan enak.
    sudah 3 kali saya umroh bersama salamtour.com karena sangat memuaskan, dan kalau ada orangtua yang sepuh selalu dibimbing dan selalu di dampingi, oleh karena itu saya selalu mengajak teman teman untuk umroh bersama salamtour.
    saya tidak tergoda umroh murah karena ada harga ada rupa walupun sering di ajak umroh murah saya tetap menggunakan salamtour.

  • Ibu Erna dari Cirebon

    Ibu Erna

    Jamaah Salam Tour

    Ibu Erna dari Cirebon

    Allhamdulillah selalu menggunakan salamtour, karena pelayanan memuaskan , semua fasilitas yang diberikan salamtour kami puas , penerbangan langsung madinah dan selalu tepat waktu.
    Kenapa saya selalu dengan salamtour, karena semua sudah pasti walau booking dari jauh jauh hari. kesan dari pengalaman saya salamtour sangat memuaskan

  • Bapak H Sadika

    Bapak H Sadika

    Jamaah Salam Tour

    H Sadika dari Cirebon

    Allhamdulillah sudah 4 kali umroh dengan salamtour
    Yang membuat saya senang dengan salamtour apa yang diinfokan itu tidak pernah meleset
    umroh pertama saya bersama salamtour, umroh kedua saya coba dengan travel lain tetapi tidak sesuai dengan yang diinfokan, sebab itu umroh saya selanjutnya kembali ke salamtour
    Walaupun saya di tawarkan umroh murah, saya tidak tertarik karena pengalaman yang saya dapatkan,
    Dan saya pernah memberangkatkan kaka saya yang sudah sepuh bersama salamtour, Allhamdulillah yang sudah sepuh justru mendapatkan pelayanan yang sangat baik, dan benar benar di nomor satukan.

  • Bapak Haji Arif

    Bapak Haji Arif

    Jamaah Salam Tour

    Bapak H Arif dari cirebon

    Allhamdulillah di umroh saya yang pertama ini program 9 hari pelayanan sangat baik sekali terutama dari segi makanan menu indonesia tepatnya catering dari cirebon, dan dari segi ibadah umroh baik yang mengawal maupun yang membimbing alhamdulillah sangat baik sekali dan saya sarankan bagi yang mau ibadah umroh bisa bersama salamtour.com
    Dan jangan mudah tergiur dengan harga yang murah saya sarankan menggunakan salamtour Insya Allah Mabrur

  • Bapak Ewi dari Indramayu - salam tour umroh haji

    Bapak Ewi

    Jamaah Salam Tour

    Bapak Ewi dari Indramayu

    Allhamdulillah hampir setiap tahun saya atau keluarga saya bisa berumroh dan selalu bersama salamtour, karena pelayanan dari mulai cirebon , tanah suci dan kembali lagi ke cirebon sangat memuaskan dan tidak perlu di ragukan lagi, dari segi makanan, penerbangan menggunakan saudi airlines langsung Madinah.
    di tanya tentang pengalaman yang mengesankan saya tidak bisa menjawab dengan kata kata, hingga saya dengan salamtour sudah seperti saudara erat sekali.
    Pesan saya, untuk yang belum tahu salamtour segera datang ke salamtour dan dapatkan informasi yang lengkap.

  • DR.H.Zakaria machmud.Msi testimonial salamtour

    DR.H.Zakaria machmud.Msi

    rektor UNSWAGATI

    ya allhamdulillah tahun 2008 yang lalu , saya beserta keluarga melaksanakan ibadah umroh
    melalui atau di tangani oleh biro perjalanan salamtour dan saya sangat berkesan dalam perjalanan itu
    terutama dalam aspek management

  • Ibu Hj.Muhammad testimonial salamtour

    Ibu Hj.Muhammad

    Pengusaha Rempah Rempah

    salamtour sangat baik , ada semacam reuni , yang lain kan jarang ada yang kaya gitu ,
    jadi salamtour , allhamdulillah tiap tahun ada semacam seperti silaturahminya dalam bisninsnya juga saling mengisi ..

  • testimonial umroh untuk salamtour

    Prof Dr.H.Rohmin Dahuri

    Menteri kelautan RI Periode 2000-2004

    ya alhamdulillah , kalau nawaitu kita , kita ber umroh dan berhaji itu karna Allah .
    ingin menjadi haji yang mabrur juga umroh yang mabrur
    maka salamtour , pengalaman yang saya ikuti waktu di bulan maret tahun lalu itu sangat memuaskan ,
    dalam arti apa yang di jelaskan dalam brosur maupun pada ucapan itu terpenuhi semua di tanah suci ..

  • h suryo sutrisno jamaah salamtour

    H.Suryo Sutrisno

    Pengusaha Besi

    tidak ada yang di kecewakan , bahkan selalu , selalu , tidak adalah .
    tidak ada kecewa sama sekali , makanan , pengaturan , mau kemana aja di anter bahkan dari pihak salamtour berani korban waktu

  • Ust Faiz jamaah salamtour

    Ust. Faiz

    Da'i Jakarta

    Salamtour bukan hanya sebuah travel yang berbaziz pencarian dunia
    tetapi berbaziz silaturahim , kenapa saya katakan demikian
    karna dari awal sampai pemberangkatan hingga pulang ke tanah air
    rasa kekelurgaan , kebersamaan , persaudaraan sesama jamaah masih terasa sampai kita ke tanah air

Temukan Jadwal Umroh Anda Sekarang!

Pilih Jadwal Umroh Anda Sekarang!

Berangkat Kapan Saja, Banyak Jadwal Tersedia.

Jadwal Umroh Terbaru
Footer Detail Artikel